PewartaAceh | BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri prosesi pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh periode 2026–2031. Acara yang berlangsung khidmat tersebut diselenggarakan di Hotel Hermes, Banda Aceh, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PKB sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI, Muhaimin Iskandar. Dalam prosesi tersebut, Ruslan Daud resmi dikukuhkan sebagai Ketua DPW PKB Aceh yang baru bersama jajaran pengurus untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Wagub Fadhlullah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar dalam memperkuat peran partai politik sebagai salah satu pilar demokrasi di Tanah Rencong.
“Atas nama Pemerintah Aceh, saya mengucapkan selamat. Saya meyakini dengan semangat kebersamaan, saudara-saudara mampu menjalankan peran ini dengan sebaik-baiknya demi kemajuan daerah,” ujar Fadhlullah.
Dorong Perhatian Pusat dan Komitmen MoU Helsinki Momentum kehadiran Muhaimin Iskandar dimanfaatkan Fadhlullah untuk mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Wagub menekankan pentingnya perhatian lebih dari Jakarta terhadap Aceh, terutama terkait implementasi kewenangan daerah yang telah diatur dalam butir-butir kesepakatan MoU Helsinki 2005.
“Kami berharap pemerintah pusat terus memberikan perhatian kepada Aceh, termasuk menjalankan kewenangan penuh sesuai dengan mandat MoU Helsinki sebagai landasan pembangunan kita,” tegasnya.
Refleksi Sejarah dan Persatuan Fadhlullah juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan lintas partai untuk belajar dari sejarah panjang Aceh. Ia mengingatkan bahwa Aceh telah melewati berbagai ujian berat, mulai dari konflik bersenjata, tsunami 2004, hingga tantangan bencana hidrometeorologi yang baru-baru ini terjadi.
Menurutnya, pengalaman pahit masa lalu harus menjadi perekat persatuan untuk mewujudkan cita-cita para pendahulu dalam membangun Aceh yang maju dan bermartabat.
“Mari kita terus bersama-sama mewujudkan Aceh sebagaimana cita-cita para pendahulu. Pengalaman sejarah harus memperkuat kebersamaan kita menuju pembangunan yang lebih baik,” pungkas Fadhlullah.
Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Aceh, para anggota DPR RI, ulama kharismatik, pimpinan partai politik, serta tokoh masyarakat dan kader simpatisan PKB dari seluruh penjuru Aceh.

































