Perkuat UMKM Pascabencana, Marlina Muzakir Gandeng PT Pegadaian Aceh dalam Program Pemberdayaan Ekonomi

PewartaAceh | BANDA ACEH — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Ketua Dekranasda Aceh, Marlina Muzakir, menegaskan bahwa upaya pengembangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat memerlukan sinergi lintas sektor. Hal tersebut disampaikannya saat menerima kunjungan silaturahmi Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Area Aceh, Muliani, di Ruang Adat Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (30/3/2026) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Marlina menyambut baik komitmen PT Pegadaian dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam aspek pemulihan ekonomi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pascabencana banjir yang melanda Aceh pada penghujung tahun 2025.

“Pemerintah Aceh, TP PKK, dan Dekranasda menyambut dengan tangan terbuka komitmen PT Pegadaian untuk bergabung dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kami optimistis kolaborasi ini akan memberikan dampak signifikan, terutama bagi pelaku UMKM yang tengah berupaya bangkit kembali,” ujar perempuan yang akrab disapa Kak Na tersebut.

Kak Na menambahkan, bencana banjir setahun silam memberikan imbas negatif yang cukup mendalam bagi sektor sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, kehadiran skema pembiayaan yang tepat guna dari institusi keuangan diharapkan mampu menjadi harapan baru bagi para pelaku usaha untuk memulihkan produktivitas mereka.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Departemen Gadai PT Pegadaian Area Aceh, Muliani, menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi secara masif. Ia menjelaskan bahwa PT Pegadaian selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah dipercaya menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Syariah sejak tahun 2022.

“Kami berkomitmen untuk lebih gencar mensosialisasikan program KUR Syariah ini kepada masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang terdampak bencana. Pegadaian siap bersinergi dengan Pemerintah Aceh, TP PKK, dan Dekranasda untuk memberikan dukungan modal usaha melalui berbagai skema yang akuntabel,” jelas Muliani.

Selain program pembiayaan modal, Muliani juga memperkenalkan inovasi digital melalui aplikasi Trung!. Aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk mengakses program cicil emas secara daring tanpa harus datang ke kantor cabang. Inovasi ini diharapkan dapat mendorong budaya investasi dan penguatan literasi keuangan masyarakat Aceh di era digital.