Pulihkan Ekonomi Kreatif, Marlina Muzakir Instruksikan Inventarisasi Pengrajin Terdampak Bencana

PewartaAceh | BANDA ACEH – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh, Marlina Muzakir, menginstruksikan jajaran pengurus untuk segera menginventarisasi para pengrajin yang terdampak bencana di 18 kabupaten dan kota di seluruh Aceh. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan ekonomi kreatif pascabencana.

Arahan tersebut disampaikan Marlina, yang akrab disapa Kak Na, dalam acara silaturahmi dan Halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah bersama seluruh jajaran pengurus Dekranasda Aceh di Meuligoe Gubernur Aceh, Senin (30/3/2026) pagi.

“Upaya pendataan dan inventarisasi pengrajin yang terdampak bencana harus secepatnya kita lakukan. Oleh karena itu, koordinasi dengan Dekranasda kabupaten dan kota menjadi sangat penting untuk terus kita perkuat,” ujar Kak Na di hadapan para pengurus.

Menurutnya, dampak bencana tidak hanya merusak infrastruktur fisik, tetapi juga memukul kondisi psikis dan kelangsungan usaha para perajin lokal. Ia menekankan bahwa pendampingan yang komprehensif diperlukan agar para pelaku usaha mikro ini dapat segera bangkit.

“Pemulihan psikis dan tempat usaha mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Insyaallah, dengan semangat kebersamaan, kita akan menemukan solusi terbaik agar saudara-saudara kita para pengrajin bisa segera kembali berusaha,” sambungnya.

Lebih lanjut, Kak Na mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan momentum Hari Raya Idulfitri sebagai pelecut semangat kesetiakawanan sosial. Ia berharap energi positif lebaran dapat dikonversi menjadi aksi nyata dalam mendukung kebangkitan sektor kerajinan Aceh yang sempat terpuruk akibat bencana.

Dalam kegiatan silaturahmi tersebut, Kak Na tampak didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Aceh, Malahayati. Acara juga turut dihadiri oleh jajaran pengurus serta para guru Taman Kanak-Kanak (TK) binaan TP PKK Aceh, yang menambah kekhidmatan suasana Lebaran di kediaman resmi Gubernur Aceh tersebut.